Metro – Dalam upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih kompetitif di era digital, Metro-Kel 04 Kuliah Kerja Lapangan – Pengabdian pada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati melaksanakan program Digitalisasi UMKM melalui pembuatan logo usaha, banner promosi, dan kode pembayaran QRIS bagi pelaku UMKM di wilayah pengabdian.

Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan identitas usaha, memperkuat strategi pemasaran, serta memberikan kemudahan dalam menerima transaksi pembayaran secara non-tunai. Melalui logo yang representatif dan banner yang menarik, UMKM diharapkan memiliki citra usaha yang lebih profesional sehingga mampu menarik minat konsumen. Sementara itu, penggunaan QRIS memberikan alternatif pembayaran digital yang lebih praktis, aman, dan efisien bagi penjual maupun pembeli.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Metro-Kel 04 melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM mulai dari identifikasi kebutuhan usaha, penyusunan konsep desain, hingga penyerahan hasil berupa logo, banner, dan QRIS yang siap digunakan. Pendampingan ini juga disertai edukasi mengenai pentingnya branding, promosi digital, serta pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing usaha.

Mahasiswa metro-Kel 04 KKL-PPM Universitas Malahayati menyampaikan bahwa transformasi digital tidak hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar, tetapi juga menjadi kebutuhan bagi UMKM agar mampu berkembang mengikuti perubahan zaman. Melalui program ini, mahasiswa berharap pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mengoptimalkan peluang pertumbuhan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program Digitalisasi UMKM merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Diharapkan, fasilitas yang telah diberikan tidak hanya menjadi sarana promosi dan transaksi, tetapi juga menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi.