METRO — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti pekarangan Posyandu serta Lapangan RW 01 Kelurahan Margodadi pada Minggu, 09 Agustus 2026. Pada hari itu, Kelompok 95 KKL-PPM Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan gotong royong sekaligus sosialisasi dan penanaman TOGA Tanaman Obat Keluarga di dua lokasi strategis tersebut agar dapat dimanfaatkan dan dilihat oleh seluruh warga setiap saat. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekaligus penutup masa pengabdian mereka, membawa pesan bahwa kesehatan itu bisa tumbuh dan ada di lingkungan kita sendiri.
Berikut susunan kepengurusan Kelompok 95 KKL-PPM Universitas Malahayati:
– Ketua: Dimas Ardiasnyah
– Wakil Ketua: Leony Amelia Putri
– Sekretaris : Lintang Fadila, Annisa Artika Sari
– Bendahara: Salwa Vanka Putri K., Hervina Dwi Putri
– Koordinator Acara: Luthfi Abimanyu, M Firmansyah Maulana, Risya Zain
– Humas: Vio Vaula Nasution, Rinaldi Al Kahfi
– Koordinator Logistik: I Gede Putu Rizky Purnama, Robin Toti Sepdi P, Agung Nugroho
– Divisi Konsumsi: Putri Yuki Amelia, Sagita Safitri, Erlisa Dariyanti Ayu S
– Divisi PDD: Viara Allea S, Liona Zahwa Aulia, M. Riefky Hermayuda
TOGA atau Tanaman Obat Keluarga adalah tanaman yang ditanam di sekitar tempat tinggal dan berkhasiat sebagai obat alami untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan seperti jahe untuk menghangatkan tubuh dan meredakan batuk, kunyit untuk menjaga daya tahan tubuh dan masalah pencernaan, kencur untuk melegakan tenggorokan, serta daun sirih dan lidah buaya yang berkhasiat menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Bersama warga, mahasiswa turun langsung menyiapkan lahan di pekarangan Posyandu dan di sepanjang pinggiran Lapangan RW 01, menanam bibit, serta menjelaskan cara merawat dan memanfaatkan setiap tanaman yang ditanam. Bapak-bapak, ibu-ibu, kader posyandu, dan pemuda setempat bekerja bahu-membahu ada yang menggemburkan tanah, menanam bibit, memberi air, hingga berdiskusi tentang khasiat masing-masing tanaman. Tanpa sekat, semua belajar dan berbagi, karena kesehatan adalah urusan kita semua.
“Melalui kegiatan TOGA ini, kami ingin meninggalkan sesuatu yang terus tumbuh dan bermanfaat setiap hari, bukan hanya untuk satu rumah, melainkan untuk semua warga yang datang ke Posyandu maupun berkumpul di Lapangan ini. Tanaman yang hari ini kita tanam di pekarangan Posyandu dan di pinggir Lapangan RW 01 ini akan menjadi apotek hidup yang terbuka untuk siapa saja murah, alami, dan selalu tersedia saat dibutuhkan. Bekerja bersama warga hari ini, melihat semangat mereka belajar dan ikut menanam bersama, rasanya sungguh menyentuh hati. Ini bukan sekadar menanam tanaman, tapi menanam harapan agar setiap keluarga di Margodadi semakin peduli akan kesehatan dan mampu merawat diri dengan apa yang tumbuh di lingkungannya sendiri,” ujar M. Riefky Hermayuda, selaku perwakilan Kelompok 95 KKL-PPM Universitas Malahayati.
Kegiatan ini disambut sangat baik oleh warga maupun perangkat kelurahan dan kader posyandu. Banyak warga yang merasa senang dan terbantu, karena kini Posyandu dan Lapangan RW 01 tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi tempat di mana tanaman obat tumbuh subur dan siap dimanfaatkan bersama.
Momen gotong royong dan penanaman TOGA ini menjadi penutup yang sangat bermakna. Kelompok 95 akan segera berpamitan membawa kenangan yang tak akan terlupakan. Namun bibit yang hari ini ditanam di pekarangan Posyandu dan Lapangan RW 01 akan tetap tumbuh di Margodadi menjadi bukti nyata bahwa ilmu yang dipelajari di kampus, bila ditanam dengan ketulusan di tengah masyarakat, akan senantiasa memberi berkah yang terus mengalir bagi siapa pun yang memanfaatkannya.








Be the first to write a comment.