Pesawaran – Sinergi antara pendamping sosial, aparat keamanan, dan pemerintah desa kembali membuahkan hasil dalam penanganan warga rentan. Seorang lansia terlantar berhasil dievakuasi untuk mendapatkan perawatan yang lebih layak.
Pendamping Sosial Kabupaten Pesawaran, Amri Wibowo, bersama Bhabinkamtibmas Wahyu dan perwakilan aparatur desa Abdussalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi lansia bernama Nuraini di Dusun Cimangga, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng.
Hasil asesmen menunjukkan Nuraini menderita stroke hingga mengalami kelumpuhan dan tidak mampu beraktivitas mandiri, serta kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi tersebut membuatnya masuk kategori lansia terlantar yang membutuhkan penanganan segera.
Kepala Desa Kota Agung, Hairul Ahmad, turut memfasilitasi proses evakuasi dengan menyediakan ambulans siaga desa serta dukungan perawatan awal.
Melalui koordinasi yang cepat, tim gabungan mengevakuasi Nuraini ke LKS Srikandi. Setibanya di lokasi, korban diterima oleh Ketua LKS Suyadi bersama pengurus Ibu Ika untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan berkelanjutan.
Amri Wibowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kasus sosial.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pendamping sosial, aparat, dan pemerintah desa mampu memberikan respons cepat dan tepat, serta diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kepedulian terhadap lansia terlantar.








Be the first to write a comment.