Bandar Lampung — Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menunjukkan bahwa capaian kompetensi akademik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Lampung masih tergolong rendah, khususnya pada aspek penalaran dan penguasaan akademik dasar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sebagai bahan evaluasi bersama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah.
Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Malahayati (UNMAL) mengambil peran strategis sebagai wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “International Professors Summit”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati dan akan dilaksanakan pada Selasa, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Forum ini menjadi momentum strategis bagi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis keilmuan global.
International Professors Summit merupakan forum ilmiah berskala internasional yang menghadirkan para profesor dan pakar nasional maupun internasional di bidang matematika, optimasi, analisis numerik, serta statistika terapan. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan, penguatan keilmuan, dan diskusi strategis dalam pengembangan pembelajaran serta peningkatan kualitas akademik.
Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Professors Summit merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjawab tantangan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan berpikir kritis, penalaran, dan penguasaan akademik dasar.
“Universitas Malahayati berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui forum akademik internasional ini, kami mendorong kolaborasi keilmuan, penguatan kapasitas pendidik, serta pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Dr. Muhammad Kadafi.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan para pakar akademik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan International Professors Summit, Universitas Malahayati berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Lampung serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memajukan pendidikan Indonesia secara berkelanjutan.
Penyelenggaraan International Professors Summit ini menegaskan peran strategis Universitas Malahayati sebagai mitra pemerintah dalam merespons tantangan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan penalaran dan kompetensi akademik dasar, sekaligus memperkuat kolaborasi keilmuan di tingkat nasional dan internasional.








Be the first to write a comment.